Lemdiklat Polri Luncurkan LMS Presisi: Transformasi Pendidikan Digital untuk SDM Unggul – Era digital menuntut setiap institusi, termasuk lembaga pendidikan kepolisian, untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri mengambil langkah strategis dengan meluncurkan Learning Management System (LMS) Presisi, sebuah platform pembelajaran digital yang dirancang untuk mendukung transformasi pendidikan kepolisian.
Soft launching LMS Presisi dilakukan pada 3 Maret 2026 di Jakarta, dipimpin langsung oleh Kepala Lemdiklat Polri, Irjen Pol Achmad Kartiko. Kehadiran platform ini menjadi tonggak slot hoki penting dalam upaya mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Apa Itu LMS Presisi?
LMS Presisi adalah sistem pembelajaran digital terintegrasi yang memuat:
- Kurikulum pendidikan kepolisian.
- Standar kompetensi yang harus dicapai peserta didik.
- Materi ajar berbasis digital.
- Evaluasi pembelajaran secara daring.
Dengan sistem ini, seluruh proses pendidikan dapat dilakukan secara lebih efisien, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan era digital.
Lembaga Pendidikan yang Menggunakan LMS Presisi
Platform LMS Presisi akan diterapkan di seluruh lembaga pendidikan Polri, antara lain:
- Akademi Kepolisian (Akpol).
- Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim).
- Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK).
- Sekolah Pembentukan Perwira Polri (Setukpa).
- Sekolah Polisi Negara (SPN).
Dengan cakupan yang luas, LMS Presisi diharapkan mampu menyatukan standar pendidikan kepolisian di seluruh Indonesia.
Tujuan dan Harapan
Menurut Irjen Pol Achmad judi resmi Kartiko, LMS Presisi diharapkan dapat meningkatkan mutu anggota kepolisian agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Tujuan utama dari transformasi ini adalah:
- Meningkatkan kualitas SDM Polri.
- Mendorong profesionalisme dan modernisasi pendidikan.
- Memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan negara.
Inovasi dan Kolaborasi
Penyempurnaan LMS Presisi merupakan hasil karya personel Subbag Teknologi di bawah pimpinan Karo Jianbang Brigjen Pol Yusran Cahyo bersama AKBP Gunawan Wibisono serta dukungan Alumni Akpol 2010 B Detasemen Rinaksa Sakalamandala.
